Friday, 7 December 2012

DAOP 1 Jakarta

PT Kereta Api (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta merupakan Daerah Operasi dengan wilayah yang terbentang dari Stasiun Merak di Provinsi Banten sampai dengan Stasiun Cikampek di Provinsi Jawa Barat melintasi stasiun–stasiun di wilayah Provinsi DKI Jakarta.
Dengan jangkauan operasi sepanjang 608 km sepur Daop 1 Jakarta memiliki keistimewaan dibanding Daop lain diantaranya frekuensi KA padat, volume penumpang besar, sehingga harus lebih berkonsentrasi kepada multiproblem untuk memenuhi ketertiban, kenyamanan dan kepuasan para pengguna jasa, oleh sebab itu dibutuhkan upaya–upaya penyelesaian permasalahan seperti pedagang kaki lima, free riders, penumpang di atap, asongan dll.
Sebagai bahan informasi untuk dijadikan pegangan, berbagai informasi disusun dalam Profil, yang berisi tentang Organisasi, SDM, Sarana, Prasarana, serta kinerja Daop 1 Jakarta.

Kereta api

Kereta api penumpang yang berada di bawah pengoperasian DAOP I Jakarta di antaranya adalah:
  1. Kereta api Bima, eksekutif relasi Stasiun Surabaya Gubeng s.d. Stasiun Gambir dengan nomor gapeka 33 s.d.34
  2. Kereta api Sembrani, eksekutif relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi s.d. Stasiun Gambir dengan nomor gapeka 35 s.d.36
  3. Kereta api Gumarang, eksekutif dan bisnis relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi s.d. Stasiun Jakarta Kota dengan nomor gapeka 10073 s.d. 10074
  4. Kereta api Gaya Baru Malam Selatan, ekonomi relasi Stasiun Surabaya Gubeng s.d. Stasiun Jakarta Kota dengan nomor gapeka 115 s.d. 116
  5. Kereta api Langsam, ekonomi relasi Stasiun Rangkasbitung s.d. Stasiun Pasar Senen atau Stasiun Jakarta Kota
  6. Kereta api Kalimaya, ekonomi AC relasi Stasiun Serang s.d. Stasiun Tanah Abang
  7. Kereta api Banten Ekspres, ekonomi relasi Stasiun Merak s.d. Stasiun Tanah Abang atau Stasiun Jakarta Kota
  8. Kereta api Patas Purwakarta, ekonomi relasi Stasiun Jakarta Kota s.d. Stasiun Purwakarta
Adapun kereta api yang melayani Daop I Jakarta yang di bawah pengoperasian Daop lain, di antaranya adalah:
  1. Kereta api Argo Bromo Anggrek, eksekutif relasi Stasiun Surabaya Pasarturi s.d. Stasiun Gambir (operator Daop VIII SB)
  2. Kereta api Argo Dwipangga, eksekutif relasi Stasiun Solo Balapan s.d. Stasiun Gambir (operator Daop VI YK)
  3. Kereta api Argo Lawu, eksekutif relasi Stasiun Solo Balapan s.d. Stasiun Gambir (operator Daop VI YK)
  4. Kereta api Argo Jati, eksekutif relasi Stasiun Cirebon s.d. Stasiun Gambir (operator Daop III CN)
  5. Kereta api Argo Muria, eksekutif relasi Stasiun Semarang Tawang s.d. Stasiun Gambir (operator Daop IV SM)
  6. Kereta api Argo Sindoro, eksekutif relasi Stasiun Semarang Tawang s.d. Stasiun Gambir (operator Daop IV SM)
  7. Kereta api Argo Parahyangan, eksekutif dan bisnis relasi Stasiun Bandung s.d. Stasiun Gambir (operator Daop II BD)
  8. Kereta api Bangunkarta, eksekutif relasi Stasiun Jombang s.d. Stasiun Jakarta Kota (operator Daop VII MN)
  9. Kereta api Gajayana, eksekutif relasi Stasiun Malang s.d. Stasiun Jakarta Kota (operator Daop VIII SB)
  10. Kereta api Taksaka, eksekutif relasi Yogyakarta s.d. Stasiun Gambir (operator Daop VI YK)
  11. Kereta api Cirebon Ekspres, eksekutif dan bisnis relasi Stasiun Cirebon s.d. Stasiun Gambir (operator Daop III CN)
  12. Kereta api Gumarang, eksekutif dan bisnis relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi s.d. Stasiun Jakarta Kota (operator Daop VIII SB)
  13. Kereta api Purwojaya, eksekutif dan bisnis relasi Stasiun Cilacap s.d. Stasiun Gambir (operator Daop V PWT)
  14. Kereta api Senja Utama Solo, bisnis relasi Stasiun Solo Balapan s.d. Stasiun Jakarta Kota (operator Daop VI YK)
  15. Kereta api Menoreh, ekonomi relasi Stasiun Semarang Tawang s.d. Stasiun Pasar Senen (operator Daop IV SM)
  16. Kereta api Fajar Utama Yogya, bisnis relasi Stasiun Yogyakarta s.d. Stasiun Pasar Senen (operator Daop VI YK)
  17. Kereta api Senja Utama Semarang, bisnis relasi Stasiun Semarang Tawang s.d. Stasiun Pasar Senen (operator Daop IV SM)
  18. Kereta api Senja Utama Yogya, bisnis relasi Stasiun Yogyakarta s.d. Stasiun Pasar Senen (operator Daop VI YK)
  19. Kereta api Sawunggalih Utama, bisnis relasi Stasiun Kutoarjo s.d. Stasiun Pasar Senen (operator Daop V PWT)
  20. Kereta api Majapahit, ekonomi relasi Stasiun Malang s.d. Stasiun Pasar Senen (operator Daop VIII SB)
  21. Kereta api Brantas, ekonomi relasi Stasiun Kediri s.d. Stasiun Tanah Abang (operator Daop VII MN)
  22. Kereta api Kertajaya, ekonomi relasi Stasiun Pasar Turi s.d. Stasiun Tanjung Priok (operator Daop VIII SB)
  23. Kereta api Matarmaja, ekonomi relasi Stasiun Malang s.d. Stasiun Pasar Senen (operator Daop VIII SB)
  24. Kereta api Kutojaya Utara, ekonomi relasi Stasiun Kutoarjo s.d. Stasiun Tanah Abang (operator Daop V PWT)
  25. Kereta api Progo, ekonomi relasi Stasiun Lempuyangan s.d. Stasiun Pasar Senen (operator Daop VI YK)
  26. Kereta api Senja Bengawan, ekonomi relasi Stasiun Solo Jebres s.d. Tanah Abang (operator Daop VI YK)
  27. Kereta api Serayu, ekonomi relasi Stasiun Kroya s.d. Stasiun Jakarta Kota (operator Daop V PWT)
  28. Kereta api Tegal Arum, ekonomi relasi Stasiun Tegal s.d. Stasiun Jakarta Kota (operator Daop IV SM)
  29. Kereta api Tawang Jaya, ekonomi relasi Stasiun Semarang Poncol s.d. Stasiun Pasar Senen (operator Daop IV SM)
  30. Kereta api Bogowonto, ekonomi AC relasi Stasiun Yogyakarta s.d. Stasiun Pasar Senen (operator Daop V PWT)
  31. Kereta api Gajah Wong, ekonomi AC relasi Stasiun Lempuyangan s.d. Stasiun Pasar Senen (operator Daop VI YK)
Sumber: wikipedia