Monday, 13 July 2015

Ngabuburit ka Cianjur

Pukul 06.00 saya sudah bersiap berangkat menuju kota Bogor dan akan dilanjut dengan kereta api Pangrango. Kereta api Pangrango dibulan puasa ini sebelum H-7 lebaran mungkin jumlah dari penumpangnya menurun, itu yang saya amati. Jelas saja menurun, saya ada di kereta ekonomi 3, didalam kereta itu hanya sekitar tidak sampai setengah jumlah kapasitas tempat duduk yang ada. Kereta berangkat pukul 7.55 WIB, berangkat dari halte Bogor Paledang menuju Cianjur. Disepanjang perjalanan, saya dapat melihat pemandangan memukau, sawah, sungai, gunung, jalan raya, terowongan. Tiba distasiun Sukabumi, penumpang yang menuju Cianjur lebih sepi lagi, didalam kereta ekonomi 3 hanya ada 5 orang, itu adalah saya dan teman - teman saya. Petugas KA Pangrango meminta saya untuk maju kekereta depan, karena dikereta yang saya naiki mau dimatikan ACnya gara - gara penumpangnya cuma saya dan teman - teman saya. Memasuki terowongan Lampegan, KA Pangrango melewati Terowongan Lampegan membutuhkan waktu 2 menit 21 detik. Faktor taspat yang dipengaruhi oleh rel yang sudah terbilang sangat tua. Diujung terowongan ada stasiun Lampegan, arah timur dari stasiun ini adalah Cianjur, dan barat adalah Sukabumi. Perjalanan saya hampir 4 jam untuk satu kali pergi. Saya berada distasiun Cianjur selama 2 jam, yang hebat dari stasiun Cianjur adalah, walaupun stasiunnya sepi oleh penumpang, tapi stasiun ini menyediakan layanan wifi.id. Hebat, stasiun Bogor kalah lho. Jam 13.00 saya boarding untuk memeriksa tiket balik ke Bogor. Pukul 2 kira kira kereta bergerak kembali menuju kota Bogor, waktu tempuhnya sama dari bogor ke cianjur. Sampai dihalte Bogor Paledang kereta mengalami keterlambatan, yah terpaksa deh ngabuburit yang keterusan, jadinya buka di dalam kereta..