Tuesday, 18 June 2013

Jakarta Monorail


Monorail Jakarta adalah sistem Mass Transit berbentuk kereta rel tunggal (monorail) yang sedang dalam tahap pembangunan di Jakarta. Beroperasi di area-area paling strategis di Jakarta, monorail akan terbagi menjadi dua jalur: Green Line (Casablanca-Rasuna Said) dan Blue Line (Kampung Melayu-Tanah Abang). Secara profesional, Jakarta Monorail bertujuan untuk menghadirkan monorail sebagai layanan transportasi umum yang aman, nyaman, efisien, sekaligus ramah lingkungan bagi warga Jakarta.
Pendiri Kami
Ketiga juru kunci dibalik Jakarta Monorail telah bekerja di sektor publik di Indonesia sejak tahun 1975, dengan portofolio khususnya di sektor transportasi. Di antaranya adalah jalan tol dalam kota, Triple Decker Project untuk koridor Selatan-Utara Jakarta, serta proyek mega struktur internasional.
Ir. Ruslan Diwirjo, Presiden Direktur dan pendiri Jakarta Monorail, sekarang menjabat sebagai Presiden Direktur PT. Indonesia Transit Central. Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Presiden Komisaris PT. Jasa Marga, Sekjen Departemen Pekerjaan Umum dan beberapa posisi pemerintahan lainnya. Ir. Sukmawaty Syukur adalah Direktur dan pendiri Jakarta Monorail. Sarjana S2 dari Universitas Wisconsin, Amerika Serikat ini sekarang menjabat sebagai Direktur PT. Indonesia Transit Central dan PT. Global Profex Synergy. Dr. Gordon Steward Crighton  adalah Direktur Proyek Jakarta Monorail dengan pengalaman lebih dari 40 tahun mengerjakan proyek-proyek besar internasional, di antaranya Taiwan High Speed Rail Project, Hong Kong Airport Railwaydan Terowongan Prancis-Inggris.

Prinsip Kerja Kami

Dengan layanan profesional, Jakarta Monorail bertujuan untuk memberikan transportasi umum bagi warga Jakarta yang aman, nyaman dan efisien, sekaligus ramah lingkungan.

Layanan Kami

Jakarta Monorail akan beroperasi di area-area paling strategis di Jakarta, sebagai alternatif transportasi umum agar warga Jakarta dapat mencapai tujuannya tepat waktu. Rute Jakarta Monorail akan terbagi menjadi dua, yaitu Green Line, yang akan mengoperasikan 10 gerbong kereta dan Blue Line yang memiliki 18 gerbong kereta.

Sumber: http://jakartamonorail.com/tentang